-->

Apa Dampak Pernikahan Anak Di Usia Dini Menurut Islam ?

advertise here
dampak anak pernikahan di usia dini

Pernikahan anak di usia yang sangat dini adalah salah satu issue pelanggaran hak asasi anak yang masih banyak terjadi di Indonesia. Alasan orang tua menganggap menikahkan anak di usia dini menjadi penyelaman ekonomi keluarga. Bahkan lebih buruknya yang menganggap anak yang belum menikah menjadi beban keungan keluarga.

Pada dasarnya di Indonesia sudah tertera hukum Undang-Undang Perlindungan Anak pasal 26, yang menyatakan :

"Orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak"

Sedangkan menurut islam (pandangan ulama) pernikahan anak usia dini :

Ibnu Syubromah : "agama melarang pernikahan dini (pernikahan sebelum usia baligh)"

Karena menurutnya nilai essensial pernikahan adalah memenuhi kebutuhan biologis, serta melanggengkan keturunan sementara ke-dua hal tersebut tidak terdapat pada anak yang belum baligh.

Lantas Apa Saja Dampak Pernikahan Anak Usia Dini ?

Pendidikan dan Pengembangan Diri

Menikahkan anak sebelum mereka matang secara fisik, emosional dan pemikiran malah akan menghambat  anak untuk dapat eksplorasi dunianya lebih jauh lagi. Menikahkan anak yang menyebabkan putus sekolah akan menimbulkan kemiskinan. Selain itu juga akan membuat mereka lebih rentan terkena kekerasan dan dampakn negatif lainnya.

Dan dampak pernikahan anak usia dini juga akan meningkatkan terjadinya kekerasan rumah tangga, penelantaran, masalah kesehatan bahkan kematian usia dini.

Kesehatan Biologis dan Fisik

Kesehatan anak yang menikah memiliki resikon tinggi dimuali gangguan kesehatan sampai kematian. Resikan kematian janin di kandungan atau ketika proses persalinan merupakan faktor tertinggi terjadinya kematian anak tersebut.

Selain itu kesehatan bayi yang lahir akan kurang terpenuhi karena kurang kesiapan mengurus anak atau mungkin tingkat ekonomi yang rendah.

Kesehatan Mental / Psikologis

Tekanan mental yang belum siap dihadapi anak akan menyebabkan gangguan mental pada anak yang menikah usia dini. Mulai dari emosional yang tidak stabil, tidak mengontrol diri sampai gangguan mental berat seperti depresi.

Mental yang lagi-lagi akan terganggu karena akan menjalani tuntutan sebagai orang tua di usia dini.

Dampak usia pernikahan ana di usia dini juga sangat beresiko tinggi mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Salah satu alasannya karena anak balum mampu mampu memenuhi tuntutan perkawinan baik secara fisik atau ekonomi. 

Dan anak untuk anak perempuan yang menikah diusia dini akana mendapatkan posisi yang rendah, menimbulkan hubungan kekuasaan pada pihak (suami), hal ini memungkin besar terjadinya KDRT.